Senin, 05 Desember 2011

Infrared Photography menggunakan filter IR + Edit…


Tahap Persiapan
Sebelum digunakan untuk motret dengan menggunakan filter IR, kita harus mengubah Preset White Balance (WB) bawaan kamera menjadi Preset WB settingan kita.
Urutan untuk mengubah Preset WB:
1.Letakkan kamera di atas tripod.
2.Arahkan dan fokuskan ke obyek berwarna putih (bisa kertas HVS atau tembok putih), bisa dengan Auto FocusManual Focus (MF). (AF) atau
3.Setelah fokus, ubah focusing dari AF ke MF.
4.Pasang filter IR dengan hati-hati agar lensa tidak ikut berputar supaya fokus tidak berubah.
5.Pilih WB ke Preset dan tekan tombol WB selama beberapa detik sampai muncul tulisan Pre pada Control Panel D70 berkedip-kedip. Untuk kamera lain, ikuti petunjuk di buku manualnya.
6.Tekan tombol shutter.
Kalau berhasil, maka akan muncul tulisan Good berkedip-kedip pada Control Panel, dan siap digunakan untuk motret IR. Kalau masih belum berhasil, akan muncul tulisan No Good (kalau tidak salah) berkedip di Control Panel dan ulangi mulai urutan 5 dan usahakan pencahayaan yang cukup atau ISOnya dinaikkan.
Tahap Pemotretan
Sebelum melakukan pemotretan, perlu dilakukan beberapa setting pada kamera. Settingan yang sering saya gunakan adalah :
1.Exposure mode: Aperture Priority dengan diafragma f/8 s.d. f/16
2.Metering Mode: Spot
3.Sensitivity: ISO 200 s.d. 400
4.Exposure Comp. : +0.5 atau +1.0 EV
5.White Balance : Preset WB
Pasang kamera di atas tripod untuk menghindari goyangan, kemudian atur komposisi sesuai keinginan dan fokuskan ke obyek yang ingin dipotret dengan AF tanpa filter IR. Biasanya saya pilih benda mati atau benda yang tidak bergerak agar hasilnya tajam. Untuk motret benda yang ada unsur tanaman atau benda lain yang mudah bergoyang karena angin, tunggu setelah tidak ada angin agar obyek tidak bergerak.
Setelah diperoleh fokusnya, baru diubah dari AF ke MF dan pasang filter IR. Dalam memasang filter IR, jangan sampai lensa ikut berputar agar fokus tidak berubah. Untuk meminimalkan goyangan, saya biasanya menggunakan timer atau remote control. Lihat hasilnya di LCD monitor dan kalau belum sesuai, ulangi lagi sampai diperoleh gambar yang sesuai dengan keinginan.


Tahap Olah Digital
1.Buka file yang akan diolah dan atur komposisi (biasanya dengan crop).
2.Pilih Image>Adjustment>Level, dan pilih Auto.
3.Selanjutnya atur Channel Mixer, dengan memilih Image>Adjustment>Channel Mixer, dan atur sebagai berikut :
- Output Channel RED : atur Source Channel RED dari +100 ke 0 dan Source Channel BLUE dari 0 ke +100 atau sesuai selera.
- Output Channel BLUE : atur Source Channel RED dari 0 ke +100 dan Source Channel BLUE dari +100 ke 0 atau sesuai selera.

Setelah diubah Channel Mixer, gambarnya akan menjadi seperti di bawah ini.

4. Pilih warna Magenta pada menu Hue/Saturation (Image>Adjustment>Hue/Saturation) dan geser ke kiri Saturation-nya (biasanya sekitar -70), dan pada warna Master digeser ke kiri sekitar -20 s.d. -25 tergantung selera juga.

5.Atur tingkat brightness, tone dan kontrasnya dengan Curve Tool� dengan cara klik Image>Adjustment>Curve. Gunakan color sampler (gambar pipet) untuk menentukan mid tone yang diinginkan dan cobalah beberapa kali di klik di salah satu bagian gambar sehingga tone akan berubah.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Note of mind © 2011 -- Template created by Rian alvino prasetio --